Pencarian Delapan Orang Hilang di Selat Sunda Memasuki Hari Kelima, Area Diperluas 

Foto: Hari Kelima Operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang

Nalarmu.id – Operasi pencarian terhadap delapan orang yang hilang setelah speedboat yang mereka tumpangi terputus kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, terus diperluas. 

Memasuki hari kelima, Sabtu (12/9/2026), Tim SAR Gabungan mengerahkan kekuatan laut dan udara dengan memperlebar cakupan wilayah penyisiran.

Berdasarkan Rencana Operasi SAR H.5, pencarian melalui jalur laut dibagi menjadi enam sektor, yakni Sektor T, U, Z, W, X, dan Y. Total area yang menjadi sasaran penyisiran mencapai sekitar 2.537 nautical mile persegi.

Sementara itu, pencarian melalui udara difokuskan di Sektor H dengan cakupan wilayah sekitar 2.063 nautical mile persegi. Pembagian sektor tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan sekaligus membuat penyisiran lebih terarah.

Sejumlah armada dikerahkan dalam operasi tersebut, antara lain KRI Kerambit, KP Sanjaya, KAL Pahawang, KRI Leuser, KAL Anyer, KN SAR Antasena, KN SAR Basudewa, TB Gunung Santri, KP Hayabusa, RIB 02 Banten, KN SAR Tetuka 247, RBB Pulau Peucang, serta RIB 02 Lampung.

Dari jalur udara, pencarian diperkuat dengan Helikopter HR-3604 dan dua unit Drone Thermal Basarnas untuk membantu pemantauan wilayah yang sulit dijangkau melalui penyisiran laut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan perluasan sektor merupakan bagian dari strategi operasi untuk mengoptimalkan seluruh potensi SAR yang dikerahkan.

“Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan,” ujar Al Amrad.

Menurutnya, operasi pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan tetap mempertimbangkan kondisi serta keselamatan personel di lapangan.

“Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian. Setiap perkembangan di lapangan akan kami evaluasi dan setiap informasi yang berpotensi memberikan petunjuk akan segera ditindaklanjuti,” katanya.

Delapan orang yang masih dalam pencarian terdiri atas tiga awak speed boat, yakni Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) sebagai ABK, dan Heriyanto (49) yang bertugas sebagai guide.

Lima lainnya merupakan jurnalis yang berada dalam rombongan tersebut. Mereka adalah M. Bagus Khoirunnas (28) dari Antara, Ari Basuki (52) dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus (42) dari Anadolu, serta Donal yang berstatus sebagai jurnalis freelance.

Dalam pelaksanaan operasi hari kelima, kondisi cuaca diperkirakan cerah berawan hingga berawan. Angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan dengan kecepatan 10–20 knot, sementara tinggi gelombang diperkirakan berkisar 0,5 hingga 2,5 meter.

Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang terus diperhitungkan Tim SAR dalam menentukan pola dan wilayah penyisiran, sembari mengoptimalkan seluruh sumber daya untuk menemukan delapan orang yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *