Lampung Selatan – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-53 Tingkat Provinsi Lampung Tahun 2026 resmi berakhir setelah melalui rangkaian perlombaan dan kegiatan syiar Islam di Kabupaten Lampung Selatan.
Penutupan berlangsung di GOR Way Handak, Kalianda, Jumat (30/10/2026). Dalam ajang tersebut, Kabupaten Tanggamus berhasil meraih predikat juara umum, sedangkan Kabupaten Lampung Selatan sebagai tuan rumah menempati posisi ketiga dalam perolehan kejuaraan.
Prosesi penutupan ditandai dengan pengumuman hasil perlombaan oleh dewan hakim dan penyerahan piala bergilir kepada Bupati Tanggamus. Momen tersebut sekaligus menandai berakhirnya kompetisi keagamaan tingkat provinsi yang mempertemukan para peserta terbaik dari kabupaten dan kota se-Lampung.
Mewakili Bupati Lampung Selatan, Sekretaris Daerah Supriyanto menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang berhasil meraih prestasi. Ia menilai, capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan di masing-masing daerah.
Ia juga mengapresiasi seluruh qari dan qariah, hafiz dan hafizah, serta mufassir dan mufassirah yang telah menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama daerah dalam perhelatan MTQ tahun ini.
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam memperkuat syiar Islam, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mendorong pembentukan generasi Qurani.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Lampung, Dr. M. Firsada, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya MTQ ke-53 dengan aman dan lancar.
Ia turut mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas kesediaan dan dedikasinya menjadi tuan rumah. Apresiasi juga diberikan kepada dewan hakim, panitia, serta seluruh unsur yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Penutupan MTQ ke-53 ini diharapkan tidak sekadar mengakhiri rangkaian perlombaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan generasi Qurani di seluruh wilayah Provinsi Lampung. Dengan demikian, nilai-nilai Al-Qur’an tidak hanya tercermin dalam kemampuan membaca, menghafal, dan memahami, tetapi juga diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. (Helda)
![]()













