Lima Rumah Ludes Terbakar di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Foto: Kebakaran menghanguskan lima rumah warga di Pemangku Negeri Ratu Ulu, Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau

LAMPUNG BARAT — Kebakaran menghanguskan lima rumah warga di Pemangku Negeri Ratu Ulu, Pekon Buay Nyerupa, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat, Kamis (29/10/2026) dini hari. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp1,85 miliar.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB itu membuat warga setempat geger. Kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan di sekitarnya hingga lima rumah mengalami kerusakan berat dan tidak dapat diselamatkan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Satpol PP Damkar) Lampung Barat, Muhammad Henry Faisal, mengatakan proses pemadaman melibatkan petugas pemadam kebakaran, aparat TNI-Polri, serta masyarakat setempat.

Menurutnya, petugas berjibaku memadamkan api selama beberapa jam hingga kobaran berhasil dikendalikan sekitar pukul 04.30 WIB.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.30 WIB. Seluruh rumah yang terbakar mengalami kerusakan berat hingga hangus. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” kata Henry.

Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun di lokasi, kebakaran diduga bermula dari korsleting listrik pada sebuah mobil Daihatsu Espass milik Mat Yakin. Api kemudian menyambar bagian depan rumah sebelum merambat ke empat rumah lainnya yang berada di sekitar lokasi.

Meski petugas bersama warga telah berupaya melakukan pemadaman, cepatnya penyebaran api membuat kelima rumah tersebut tidak dapat diselamatkan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih memerlukan penanganan lebih lanjut.

Adapun lima rumah yang terbakar masing-masing milik Mat Yakin, Edison, Gustiawan, Bajuri, dan Yandi.

Henry merinci, kerugian yang dialami Mat Yakin diperkirakan mencapai Rp 500 juta. Sementara itu, rumah milik Edison dan Gustiawan masing-masing mengalami kerugian sekitar Rp400 juta, Bajuri Rp 350 juta, serta Yandi Rp200 juta.

“Jika ditotal, kerugian materiil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 1,85 miliar,” jelasnya.

Dalam penanganan awal, petugas juga menghimpun keterangan sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut. Dua di antaranya adalah Musolli (49), Pemangku Negeri Ratu Ulu, dan Gunawan (38), warga setempat.

Pasca-kejadian, pihak kecamatan bersama unsur terkait mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan terhadap korban dan saksi serta menyusun laporan resmi. Sementara itu, lokasi kebakaran telah dipasangi garis polisi untuk mendukung proses penanganan lebih lanjut.

Kebakaran tersebut tidak hanya menghanguskan lima rumah, tetapi juga menimbulkan kerugian materiil dalam jumlah besar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi saat sebagian besar warga tengah beristirahat itu. (Son)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *