Mardiana Perkuat Nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Tengah Masyarakat Lampung Utara

Foto: Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ir. Mardiana, saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Desa Bumi Restu, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara/Efri

Nalarmu.id – Penguatan nilai-nilai Pancasila dan wawasan kebangsaan dinilai penting untuk menjaga persatuan masyarakat di tengah perubahan sosial yang terus berkembang. Hal tersebut menjadi perhatian Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Ir. Mardiana, saat menggelar Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (PIP-WK) Tahap I September di Desa Bumi Restu, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara, Sabtu (12/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Mardiana mengajak masyarakat untuk tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara, tetapi juga menerapkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, Pancasila merupakan landasan penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang menjunjung tinggi ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, serta keadilan sosial.

“Pancasila bukan sekadar lambang atau tulisan dalam pembukaan UUD 1945. Pancasila adalah ruh dan jati diri bangsa. Jika kita meninggalkannya, kita kehilangan arah dan jati diri sebagai bangsa Indonesia,” ujar Mardiana.

Ia mengatakan, pengamalan Pancasila harus dimulai dari lingkungan terdekat, baik keluarga, tetangga maupun tempat kerja. Karena itu, seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, tokoh adat, pemuda hingga kaum ibu, memiliki peran dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

Mardiana juga mengingatkan masyarakat agar menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun kehidupan sosial yang harmonis. Perbedaan suku, agama, ras dan golongan, kata dia, tidak semestinya menjadi sumber perpecahan.

“Kita hidup dalam keberagaman. Itulah kekayaan kita. Selama kita bersatu dan saling menghormati perbedaan, tidak ada kekuatan apa pun yang dapat memecah belah kita,” katanya.

Ia meminta masyarakat untuk menjaga kerukunan antarwarga serta menghindari berbagai tindakan maupun persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik di tengah lingkungan sosial.

Sementara itu, Kepala Desa Bumi Restu, Efendi, mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi PIP-WK di wilayahnya. Ia menilai kegiatan tersebut memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memperkuat pemahaman mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Atas nama seluruh masyarakat Desa Bumi Restu, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Ibu Ir. Mardiana, S.T., M.T. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama untuk membangkitkan kembali semangat persatuan dan kesadaran berbangsa dan bernegara,” ungkap Efendi.

Ia berharap masyarakat dapat menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan tersebut dalam kehidupan sehari-hari sekaligus menjadi contoh dalam menjaga persatuan dan kerukunan di lingkungan masing-masing.

Efendi juga menegaskan dukungannya terhadap berbagai upaya pemerintah dalam memperkuat persatuan dan wawasan kebangsaan di tengah masyarakat Desa Bumi Restu.

Kegiatan sosialisasi berlangsung dalam suasana tertib dan interaktif. Selain menyimak materi yang disampaikan, masyarakat juga berkesempatan menyampaikan pandangan serta aspirasi mengenai berbagai persoalan sosial kemasyarakatan di lingkungan mereka.

Mardiana menegaskan, sosialisasi PIP-WK akan terus dilakukan secara bergilir di berbagai wilayah. Menurutnya, penguatan ideologi Pancasila dan wawasan kebangsaan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar nilai-nilai persatuan, toleransi dan kecintaan terhadap tanah air tetap tumbuh di tengah masyarakat.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *