Deklarasi Damai Pilkati, Calon Kepala Tiyuh Diajak Jaga Kedamaian

Foto: Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) Serentak 2026 di Aula Lantai III Kantor Pemkab Tubaba/dok

Nalarmu.id – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menggelar Deklarasi Damai Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkati) Serentak 2026 di Aula Lantai III Kantor Pemkab Tubaba, Senin (5/10/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan kontestasi berlangsung aman, tertib, jujur, dan kondusif.

Deklarasi dihadiri Bupati Tubaba. Novriwan Jaya, jajaran Forkopimda, pimpinan DPRD, Sekretaris Daerah, serta seluruh calon kepala tiyuh yang akan mengikuti Pilkati Serentak 2026.

Dalam arahannya, Novriwan Jaya mengingatkan para calon agar tidak menjadikan perbedaan pilihan sebagai alasan untuk memecah persatuan masyarakat. Menurutnya, kontestasi politik di tingkat tiyuh harus ditempatkan sebagai sarana memilih pemimpin terbaik, bukan sebagai ajang mempertajam perbedaan.

Karena itu, Bupati meminta seluruh calon menyikapi proses pemilihan dengan kedewasaan politik serta mengedepankan kepentingan masyarakat. Ia juga mengajak para calon meluruskan niat sejak awal, sehingga siapapun yang terpilih nantinya dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Selain berbicara mengenai Pilkati, Novriwan juga memaparkan sejumlah arah pembangunan yang menjadi perhatian Pemkab Tubaba di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Pertama, sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas melalui penguatan layanan kesehatan dan peningkatan Angka Harapan Hidup (AHH) masyarakat. Melalui program Tubaba Q Sehat, AHH Tubaba disebut meningkat dari sekitar 70 tahun hingga mendekati 75 tahun.

Pemkab Tubaba juga terus memperkuat pelayanan RSUD Tubaba agar mampu menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Lampung, termasuk dalam penanganan penyakit saraf dan stroke. Selain itu, pemerintah daerah mendorong hadirnya layanan Brain Wash/DSA (P3SL) sebagai bagian dari pengembangan layanan medis tanpa tindakan bedah terbuka.

Kedua, sektor pendidikan diarahkan pada peningkatan Rata-Rata Lama Sekolah (RLS), terutama melalui pemerataan akses pendidikan di tingkat tiyuh. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendorong pemenuhan fasilitas pendidikan kesetaraan, termasuk program Kejar Paket bagi masyarakat yang belum menuntaskan jenjang pendidikan formal.

Ketiga, penguatan ekonomi masyarakat dilakukan melalui pembiayaan KUR Super Mikro dan KUR dengan plafon hingga Rp100 juta tanpa agunan yang didukung dua perbankan. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat permodalan pelaku usaha di tiyuh sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan baru.

Pemkab menargetkan perputaran modal sedikitnya Rp500 juta di setiap tiyuh. Dengan jumlah 103 tiyuh, program tersebut diharapkan dapat mendorong peredaran uang lebih dari Rp50 miliar di tingkat masyarakat.

Keempat, pengelolaan lingkungan hidup menjadi bagian dari agenda pembangunan berkelanjutan. Pemkab Tubaba mendorong pembentukan Bank Sampah di setiap tiyuh sekaligus mengedukasi masyarakat agar mulai melakukan pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga.

Langkah tersebut diharapkan tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun perubahan pola pikir masyarakat terhadap pengelolaan sampah serta mendukung pemenuhan standar lingkungan yang berlaku.

Kelima, pembangunan infrastruktur diarahkan secara bertahap dan kolaboratif dengan pemerintah pusat. Sejalan dengan kebijakan nasional melalui Instruksi Presiden tentang Jalan Daerah (IJD), Pemkab Tubaba terus mengusulkan sejumlah titik infrastruktur strategis agar mendapat dukungan pembangunan dari pemerintah pusat.

Novriwan menegaskan, pembangunan fisik harus dilakukan berdasarkan skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah. Karena itu, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sambil menyesuaikan dengan kondisi fiskal nasional.

Di hadapan para calon kepala tiyuh, Novriwan kembali menekankan bahwa kemenangan dalam Pilkati bukanlah tujuan akhir. Menurutnya, siapapun yang mendapat kepercayaan masyarakat harus mampu merangkul seluruh elemen setelah proses pemilihan selesai.

“Siapapun yang terpilih nanti, niat utama kita adalah sama, yaitu mengabdi dan membangun tiyuh kita masing-masing. Mari kita jaga kedamaian dan kebersamaan demi kemajuan Tubaba yang lebih sejahtera,” pungkasnya. (*)

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *