Jelang Pilkati, Polres Tubaba Siagakan 336 Personel Antisipasi Kericuhan

Foto: Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di halaman Mapolres Tubaba/dok

Nalarmu.id – Polres Tulang Bawang Barat (Tubaba), menyiapkan 336 personel gabungan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan menjelang Pemilihan Kepala Tiyuh (Pilkatiyuh) Serentak 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober mendatang.

Kesiapan pengamanan tersebut diuji melalui simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) di halaman apel Mapolres Tubaba, Kamis (15/10/2026). Latihan ini melibatkan unsur TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Linmas, serta panitia Pilkati Tiyuh.

Simulasi menggambarkan situasi ketika aksi protes pendukung salah satu calon setelah tahapan pemilihan berkembang menjadi kericuhan. Massa dalam skenario tersebut bertindak anarkis hingga terlibat bentrokan dengan aparat keamanan.

Menghadapi situasi itu, personel gabungan melakukan langkah pengamanan dan pengendalian massa. Ketika massa semakin tidak terkendali, aparat menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC) atau mobil penyemprot air untuk membubarkan kerumunan.

Rangkaian simulasi tersebut menjadi bagian dari upaya menguji kesiapan personel dalam menghadapi kemungkinan terburuk selama pelaksanaan Pilkatiyuh, sekaligus memastikan setiap unsur memahami peran dan prosedur pengamanan sesuai situasi di lapangan.

Kegiatan dipimpin Wakapolres Tubaba Kompol Yohanis, mewakili Kapolres Tubaba AKBP Himmawan Setiawan. Hadir pula Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Eka Riyana, yang mewakili Bupati Tubaba, serta Pabung Kodim 0412/Lampung Utara Mayor Inf. Gus Amirul Amin, yang mewakili Dandim 0412/LU. Sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), pejabat Polres Tubaba.

Wakapolres Tubaba Kompol Yohanis mengatakan, persiapan pengamanan telah dilakukan sejak tahapan awal Pilkatiyuh pada Mei 2026. Kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pemerintah tiyuh dan panitia pemilihan untuk mengantisipasi potensi gangguan selama seluruh tahapan berlangsung.

“Harapan kami, pelaksanaan pemilihan kepala tiyuh ini dapat berjalan dengan aman dan tertib. Ini merupakan bagian dari demokrasi yang harus kita kawal bersama-sama,” ujar Yohanis.

Ia menjelaskan, Pilkatiyuh Serentak 2026 akan dilaksanakan di 26 tiyuh dengan total 74 tempat pemungutan suara (TPS) di Kabupaten Tubaba. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaannya, kepolisian telah memetakan tingkat kerawanan di setiap tiyuh penyelenggara.

Berdasarkan hasil pemetaan sementara, sejumlah tiyuh masuk kategori cukup rawan dan kurang rawan. Namun, hingga saat ini belum ada tiyuh yang masuk kategori merah atau rawan tinggi.

Pemetaan tersebut menjadi dasar bagi kepolisian untuk menentukan langkah antisipasi dan pola pengamanan sesuai kondisi di masing-masing wilayah. Koordinasi dengan unsur terkait juga terus dilakukan guna mencegah potensi konflik berkembang menjadi gangguan keamanan yang lebih luas.

Yohanis berharap seluruh pihak, termasuk para calon, pendukung, panitia, dan masyarakat, dapat menjaga situasi tetap kondusif serta menghormati setiap tahapan pemilihan.

“Kami berharap pesta demokrasi tingkat tiyuh di seluruh wilayah Kabupaten Tulang Bawang Barat dapat berjalan dengan lancar, aman, damai, dan tertib,” tutupnya.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *