Pembekalan Purna Bhakti, Pemkab Tubaba Dorong ASN Tetap Produktif dan Mandiri

Foto: Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), membekali aparatur sipil negara (ASN) yang telah dan akan memasuki masa purna bhakti pada 2026 hingga 2028

Nalarmu.id — Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), membekali aparatur sipil negara (ASN) yang telah dan akan memasuki masa purna bhakti pada 2026 hingga 2028 dengan pengetahuan kewirausahaan sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah masa kedinasan.

Pembekalan bertema “Pensiun Bukan Akhir Pengabdian, tapi Awal Berkarya yang Menyenangkan” tersebut berlangsung di SMK Negeri 1 Tulang Bawang Tengah, Tubaba, Selasa (22/9/2026), dan dibuka Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah.

Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya Pemkab Tubaba mempersiapkan ASN, baik secara mental maupun keterampilan, agar tetap produktif setelah tidak lagi menjalankan tugas sebagai aparatur negara.

Untuk mendukung program tersebut, Pemkab Tubaba melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggandeng PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk, PT Taspen (Persero) Tbk, dan PT Indogrosir.

Dalam sambutannya, Nadirsyah menyampaikan apresiasi kepada para ASN atas pengabdian dan dedikasi yang telah diberikan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tubaba.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para ASN yang telah memasuki masa purna tugas. Ini merupakan pembekalan mental, karena saat kita bertugas banyak kegiatan dan tentunya saat kita purna tugas kegiatan kita berkurang,” ujar Nadirsyah.

Menurutnya, menghadapi masa pensiun tidak cukup hanya dengan kesiapan mental. Para ASN juga perlu memiliki keterampilan dan aktivitas produktif yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan tambahan.

“Bagaimana kita membangun inovasi kegiatan yang dapat menambah penghasilan pada saat pensiun. Hari ini kita berkumpul untuk menyatukan pemikiran kita bersama. Mudah-mudahan hari ini kita mendapatkan inspirasi bersama guna menata kehidupan saat pensiun,” katanya.

Karena itu, Nadirsyah menegaskan bahwa berakhirnya masa kedinasan tidak berarti berakhir pula kesempatan untuk berkarya dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat.

“Saya merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas dedikasi yang telah Bapak Ibu berikan untuk membangun Tubaba agar lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Tubaba Novian Priahutama mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian pembekalan kewirausahaan bagi ASN yang telah dan akan memasuki masa purna bhakti pada 2026, 2027, dan 2028.

Menurut Novian, program tersebut juga merupakan tindak lanjut dari penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Tubaba dan BSI Area Lampung.

Selain itu, pembekalan tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemkab Tubaba melalui BKPSDM bersama BSI KCP Tulang Bawang Barat dan PT Taspen Cabang Lampung dalam mempersiapkan ASN menghadapi masa purna bhakti.

“Dengan demikian, masa purna bhakti tidak hanya dipandang sebagai berakhirnya masa pengabdian sebagai ASN, tetapi juga dapat menjadi momentum untuk memulai aktivitas baru yang produktif, mandiri, dan memberikan manfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” kata Novian.

Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya memiliki kesiapan mental dalam menghadapi masa pensiun, tetapi juga memperoleh wawasan dan keterampilan kewirausahaan yang dapat dikembangkan menjadi aktivitas produktif.

Dengan demikian, masa purna bhakti diharapkan menjadi fase baru bagi para ASN untuk tetap berkarya, mengembangkan potensi, serta memberikan manfaat di tengah keluarga dan masyarakat.

Loading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *